Apa Itu Kredit Multiguna?

Kredit Multiguna merupakan sebuah produk yang diberikan oleh bank dalam memberikan pinjaman berupa dana untuk debitur maupun peminjam. Produk pinjaman tersebut mewajibkan untuk para peminjamnya agar dapat memberikan sebuah jaminan. Menurut OJK sendiri, agunan tersebut merupakan sebuah jaminan tambahan yang perlu diserahkan dari debitur pada pihak bank agar memperoleh fasilitas kredit maupun pembiayaan.

Nilai besaran pinjaman tersebut akan disesuaikan melalui nilai barang dimana dijadikan sebagai jaminan. Kredit Multiguna tidak hanya dapat meminjamkan dana untuk modal bisnis maupun usaha saja, akan tetapi dapat digunakan untuk biaya pendidikan, pengobatan, renovasi rumah, pernikahan maupun kebutuhan lainnya yang memerlukan biaya besar.

Contohnya saja seperti Anda sedang ingin melakukan renovasi pada rumah, akan tetapi membutuhkan biaya yang besar. Maka dari itu Anda dapat mengajukan kredit multiguna tersebut dengan beberapa macam jaminan, misalnya seperti rumah yang akan direnovasi tersebut.

Persyaratan Kredit Multiguna

Untuk meminjam dana melalui Kredit Multiguna sendiri tidak terlalu sulit, hanya dengan memenuhi beberapa persyaratan berikut ini:

  • WNI yang memiliki domisili di Indonesia
  • Memiliki pendapatan per bulan sesuai pada produk dari KMG yang telah diajukan
  • Memiliki minimal masa kerja selama 5 tahun
  • Telah berusia lebih dari 21 tahun, dan kredit akan berakhir jika telah mencapai usia maksimal 55 tahun bagi seorang pegawai dan usia 60 tahun bagi professional atau wirausaha.
  • Memiliki suatu jaminan yang setara dengan pinjaman.

Kemudian, bagaimana cara untuk melunasi cicilan pada dana pinjaman tersebut? Hal tersebut tergantung oleh pihak bank mana yang menyediakan KMG tersebut. Akan tetapi cara yang paling sering digunakan yaitu dengan menggunakan autodebet melalui rekening peminjam tersebut, melakukan transfer bank dan juga dapat menyetorkannya langsung pada teller.

Kelebihan dalam mengajukan kredit multiguna

1. Memiliki jumlah limit yang sangat besar

Dikarenakan debitur atau peminjam dana harus memiliki jaminan setara pada nilai pinjaman dana, maka batas pinjaman tersebut secara otomatis akan tinggi juga. Kenapa bisa begitu? Jawabnya seperti ini, apabila Anda hendak meminjam dana yakni sebesar 500 juta rupiah untuk digunakan pada modal bisnis kecil, maka jaminan yang perlu diberikan dalam mengajukan pinjaman dana pun harus memiliki nilai yang sama, contohnya seperti sertifikat hak milik. 

2. Dapat mengajukan pinjaman untuk berbagai kebutuhan

Seperti yang telah diterangkan diatas, berbagai fungsi dari KMG tidak hanya untuk modal usaha serta biaya pendidikan akan tetapi dapat dipakai untuk membeli suatu perangkat elektronik contohnya seperti AC, TV dan lainnya. Hal tersebut merupakan keunggulan dari KMG itu sendiri, dimana Anda dapat mengajukan sebuah pinjaman yang digunakan untuk berbagai kebutuhan dengan biaya besar.

3.Memiliki masa tenor panjang

Kelebihan dari KMG sendiri yaitu memiliki masa tenor panjang. Hal tersebut sama seperti KPR, dimana kredit multiguna dapat berlangsung hingga 10 tahun bahkan lebih. Menurut Kompas, apabila tengah menjadi suatu pinjaman apapun, salah satu kelebihan dari tenor yang panjang yaitu cicilan bulanan yang dapat meringankan peminjamnya.

Maka dari itu, Kredit Multiguna tersebut cocok bagi Anda yang tengan mencari sebuah pinjaman dengan memiliki limit yang tinggi untuk digunakan sebagai kebutuhan apapun serta memiliki masa pinjaman panjang.

Kekurangan dalam mengajukan kredit multiguna

Dibalik kelebihan pastinya ada kekurangan, maka dari itu berikut ini beberapa kekurangan yang ada dalam mengajukan suatu pinjaman melalui kredit multiguna:

1. Harus memiliki suatu jaminan yang memiliki nilai setara

Jika pada Kredit tanpa agunan atau KTA hanya membutuhkan limit pada kartu kredit untuk dijadikan persyaratan dalam pinjaman nama, maka berbeda pada Kredit Multiguna. Seperti sebelumnya Kredit Multiguna sendiri merupakan suatu produk pinjaman dana melalui bank serta mewajibkan para peminjamnya untuk memberikan suatu jaminan. Oleh sebab itu, para peminjam wajib memiliki aset setara dengan nilai dana yang hendak dipinjamnya.

2. Membutuhkan waktu yang lama pada pengajuan

Disebabkan oleh peminjam harus memiliki jaminan dengan nilai setara, maka dari itu pastinya proses dalam pengajuan dana akan menjadi lebih lama serta, jika nilai suatu tanah yang telah dijadikan sebagai jaminan belum dapat mencukupi maka peminjam akan diminta menambahkan aset lain yang dimilikinya hingga setara dengan nominal dana yang akan dipinjamnya.

3. Memiliki pertaruhan yang sangat besar

Walaupun Kredit Multiguna memiliki limit pinjaman yang tinggi, akan tetapi hal tersebut setara dengan pertarungannya yang dimana sangat besar. Bayangkan terlebih dahulu jika seorang peminjam dana menjadikan sebuah rumah untuk dijadikan sebagai jaminan dalam peminjaman dana. Apabila peminjam tersebut tidak dapat melunasi pinjaman tadi, bisa saja aset yang telah dijadikan sebagai jaminan tersebut akan disita oleh pihak dari bank.

  • Apa Saja yang Dapat Dijadikan Jaminan tersebut?
  • Produk Properti seperti rumah, tanah maupun sertifikat tanah
  • Kendaraan Pribadi baik itu motor maupun mobil dengan menyertakan BPKB asli, STNK serta kunci kendaraan tersebut dan
  • Logam Mulia