Apakah Cryptocurrency Legal di Indonesia? Berikut Penjelasannya

Crypto

Baru-baru ini Cryptocurrency atau biasa disebut sebagai Bitcoin telah menjadi sebuah hal yang menarik diperbincangkan di Indonesia ini. Tetapi apakah hal tersebut legal di Indonesia? Bolehkah kita menggunakan nya?

Bitcoin merupakan salah satu bentuk dari metode pembayaran terbaru yang ada di dunia. Bitcoin sendiri berbentuk Cryptocurrency atau virtual currency yang sering sekali digunakan untuk transaksi di dunia maya. 

Dari pasal tiga empat huruf A peraturan BI 18/2016, virtual currency merupakan sebuah uang digital yang dirilis oleh pihak selain otoritas moneter. Uang tersebut didapatkan dengan cara pembelian transfer pembelian atau reward dan mining. Selain itu, Bitcoin ini sebenarnya memiliki banyak virtual currency lainnya yang ada di dunia maya, seperti Lite coin, Nxt, Namecoin, Blackcoin, Dash, Peercoin, Dogecoin, Ripple, Ven dan Primecoin. Tapi dalam jumlah nominal Bitcoin yang sangat menjanjikan.

Pada 4 Januari 2021, nilai dari 1 Bitcoin ini telah setara dengan 30 ribu dolar AS atau jika dirupiahkan setara dengan Rp 414 juta. Sungguh menggiurkan bukan? 

Hal tersebutlah membuka peluang Bitcoin untuk menjadi sebuah alat investasi pada saat ini. Tetapi karena bentuk nya yang dalam virtual, adanya Bitcoin di Indonesia ini masih menimbulkan banyak pertanyaan. Lalu, apakah Bitcoin legal di Indonesia? Bisakah dipakai untuk transaksi? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Legalitas Bitcoin yang ada di Indonesia

Faktanya, ternyata Bitcoin pernah dianggap ini sebuah alat transaksi yang tidak sah di Indonesia. Pada suatu siaran pers yang telah dikeluarkan oleh bank Indonesia pada 2014, dinyatakan jika Bitcoin dan juga virtual currency. Tetapi dengan berjalannya waktu, Bitcoin telah diterima di Indonesia hingga saat ini.

Kementerian perdagangan atau biasa disebut dengan (Kemendag) melalui dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi atau biasa disebut dengan Bappebti, telah memberikan sebuah kepastian hukum mengenai Bitcoin yang ada di Indonesia

Ada beberapa peraturan dari Bappebti yang akhirnya melegalkan perdagangan komoditas digital, berbentuk aset dan juga emas digital. Peraturan tersebut yaitu:

  1. Peraturan dari Bappebti No. 5 Tahun 2019 mengenai Ketentuan Teknis Penyelenggaraan pada Pasar Fisik dari Aset Kripto (Crypto Asset) pada Bursa Berjangka.
  2. Peraturan dari Bappebti No. 3 Tahun 2019 mengenai Komoditi yang Dapat Dijadikan Subjek Kontrak Berjangka, Kontrak Derivatif Syariah atau Kontrak Derivatif Lainnya yang Diperdagangkan pada  Bursa Berjangka.
  3. Peraturan dari Bappebti No. 4 Tahun 2019 mengenai Ketentuan Teknis Penyelenggaraan pada Pasar Fisik Emas Digital pada Bursa Berjangka.
  4. Peraturan dari Bappebti No. 2 Tahun 2019 mengenai Penyelenggaraan Pasar Fisik Komoditas pada Bursa Berjangka.

Inti dari peraturan tersebut yaitu akan menjadi dua landasan hukum untuk perdagangan aset kripto yang ada di Indonesia. Peraturan tersebut juga telah memfasilitasi perkembangan dan pertumbuhan industri emas digital yang ada di Indonesia. Dengan adanya peraturan tersebut juga, dapat dikatakan jika dua beli bitcoin telah legal di Indonesia.

Lalu, bisakah Bitcoin jadi alat transaksi?

Saat ini kamu telah mengetahui keberadaan Bitcoin telah dianggap legal di Indonesia. Pertanyaan berikutnya yaitu, dapatkah ia menjadi alat transaksi? Bisakah ia dipakai untuk membayar sesuatu?

Berdasarkan dari Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) yaitu Onny Widjono menyatakan jika BI masih tetap melarang jika Bitcoin dijadikan sebagai alat pembayaran atau transaksi. Dan larangan tersebut juga berlaku untuk seluruh jenis Cryptocurrency yang bukan hanya Bitcoin saja.

Lebih lanjut dari Darmin Nasution sebagai Menko Perekonomian RI 2014-2019, ia telah menyampaikan sikap lebih yang lain dari pemerintah. 

Menurut nya, bukan pemerintah dengan secara keseluruhan yang dapat melegalkan Bitcoin di Indonesia. Dan juga ia mengatakan jika Bitcoin bukanlah alat pembayaran dan juga untuk bertransaksi. Mata uang kripto tersebut hanya dapat berlaku untuk barang yang dapat diperjualbelikan saja. 

Dengan adanya seluruh pernyataan tersebut, terlihat jelas jika walaupun legal, beat Koin yang ada di Indonesia hanya dapat berlaku sebagai sebuah komoditas dan hanya dapat diperdagangkan pada bursa berjangka saja.

 Dengan demikian dapat dikatakan jika pembayaran yang menggunakan Bitcoin merupakan hal yang ilegal dan juga melawan hukum yang ada di Indonesia ini.

Nah, itulah jawaban atas pertanyaan apakah Bitcoin yang ada di Indonesia legal atau tidak?

Memang pada akhirnya, semua hal itu bergantung kepada kamu, selama hal tersebut tidak digunakan untuk alat bayar, kamu dapat menjadikan mata uang kripto tersebut sebagai sebuah komoditas jual beli. Tapi kamu harus pahami seluruh resiko nya.

 Nah, itu tadi penjelasan mengenai legalitas dari Bitcoin yang ada di Indonesia yang harus kamu ketahui. Jika kamu ingin menggunakan mata uang tersebut, kamu harus mengetahui resiko nya terlebih dahulu. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu!