Daftar Harga Tes Covid 19 yang Ditetapkan Pemerintah Indonesia

Kembali meningkatnya perkembangan kasus Covid 19 di Indonesia membuat sebagian lapisan masyarakat merasa khawatir akan kesehatannya. Tidak heran banyak yang memeriksakan dirinya langsung dengan melakukan tes, baik itu tes PCR, antigen, atau genoise. Hal ini untuk memastikan kalau dirinya terbebas dari Covid 19 atau tidak. 

Selain itu juga, kebutuhan tes ini sebagai syarat wajib perjalanan. Karena beberapa transportasi darat, laut, dan udara wajib menyertakan bukti tes negatif untuk melakukan perjalanan. Tentunya ini membuat masyarakat harus mengeluarkan kocek lebih untuk kebutuhan tersebut. Lantas, berapa sih harga tes antigen, genoise, dan PCR itu? Yuk Simak Penjelasannya. 

Daftar Harga Tes Covid 

1. Genose C19

Alat satu ini dibuat oleh anak bangsa untuk kebutuhan tes Covid 19, melakukan tes melalui alat ini diklaim mampu menunjukkan hasil yang sensitivitas mencapai 92 persen. Bahkan, prosesnya jauh lebih mudah dan praktis untuk dilakukan. Menariknya lagi untuk mendapatkan hasilnya pun  tidak membutuhkan waktu yang begitu lama. 

Mengenai biaya yang diberikan mengenai tes Genose C19 ini ada kenaikan harga menjadi Rp. 30.000 per orang yang awal tarifnya Rp. 20.000 per orangnya. Hasil tes Genose C19 digunakan dan dapat dipakai untuk keberangkatan KA jarak jauh. Apabila calon penumpang ingin untuk menggunakan layanan tersebut harus booking tiket terlebih dahulu. 

Selanjutnya untuk kebutuhan tesnya selama 30 menit dilarang merokok, belum diperbolehkan makan dan minum dahulu kecuali air putih. Namun diberlakukannya PPKM Darurat sekarang ini Genose C19 tidak lagi dipergunakan, sehingga setiap masyarakat yang ingin melakukan perjalanan harus melihat update informasi terbarunya agar tidak salah. 

2. Test Antigen

Mungkin ini yang paling banyak digunakan oleh masyarakat untuk mengetahui hasil negatif atau positif terkena Covid 19. Untuk tes antigen ini di bandara Soekarno Hatta dikenakan biaya sebesar Rp. 200 ribu per orang yang hasilnya akan keluar selama 15 menit. Selanjutnya untuk di beberapa rumah sakit di Pulau Jawa harga tertinggi kisaran Rp. 250 ribu per orangnya. 

Tetapi, jika Anda melakukan perjalanan menggunakan KA jarak jauh juga tersedia tempat tes dan harga yang dikenakan itu sebesar Rp. 105 ribu per orangnya. Kondisi ini untuk tempat tertentu saja, tetapi beberapa wilayah atau daerah mungkin memiliki perbedaan harga yang tidak jauh signifikan dan terpenting apabila tidak begitu penting tunda dulu perjalanannya. 

Apalagi sekarang ini sedang diberlakukan PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali membuat Anda harus tinggal dirumah dahulu dan tunda bepergiannya. Keadaan belum benar-benar kondusif dan beberapa akhir belakangan masih banyak penambahan kasus yang tinggi, sementara saling jaga diri dan kesehatan ya.

3. Test Antibodi

Ada beberapa jenis tes dengan teknik dan proses yang berbeda-beda, sebelum adanya tes antigen banyak orang yang menggunakan tes antibodi. Tetapi saat ini program itu sudah diberhentikan dan tidak dilanjutkan kembali, karena hasil yang diberikan tidak begitu akurat. Jadi, untuk Anda yang ingin melakukan perjalanan tes antibodi sudah tidak berlaku. 

Proses pada tes antibodi ini berbeda dengan antigen yang menggunakan cairan pada hidung atau mulut, namun sampelnya diambil dari darah. Jika Anda ingin mengetahui dan mencoba untuk tes antibodi beberapa rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya masih menawarkan untuk tes antibodi yang sasaran tesnya ini untuk anak-anak. 

Di Bandara Soekarno Hatta mengenai tes antibodi ini bisa didapatkan dengan harga yang sangat terjangkau yaitu Rp. 85 ribu per orangnya. Untuk sementara ini pemerintah terus menghimbau masyarakat untuk tidak bepergian dahulu jika tidak begitu mendesak, karena kasus Covid 19 mengalami peningkatan drastis dan Anda harus memperhatikannya. 

4. Swab PCR

Terakhir alat tes yang paling mahal diantara lainnya, metode yang digunakan pada tes ini dilakukan melalui hidung dan tenggorokan dengan alat yang ada. Untuk harga sekali tes dengan menggunakan swan PCR ini kisarannya Rp. 800 ribu per orangnya. Bahkan, ada beberapa rumah sakit yang menawarkan harga yang lebih tinggi. 

Perbedaan harga tersebut hanya dilihat dari waktu hasil keluarnya saja, namun dari segi proses dan kebutuhannya tetap sama saja. Tentunya dalam tahap ini Anda bisa menyesuaikan dan melihat kemampuan kantong masing-masing. Karena ada tes yang bisa cepat dan lama, semakin cepat tentunya harga yang diberikan akan jauh lebih mahal atau tinggi. 

Namun pemerintah melalui kementerian kesehatan untuk tidak sembarangan dalam mematok harga tes swab PCR tersebut. Pemerintah menetapkan jika masyarakat ini melakukan tes secara mandiri, maka harga tertinggi sebesar Rp 900 ribu per orangnya. Tindakan ini diusulkan oleh beberapa pihak agar pemerintah menetapkan standar tarifnya. 

 

Nah, itulah beberapa daftar harga ditentukan oleh pemerintah untuk tes antigen, antibodi, PCR, dan Genose C19.