Mengenal Sistem Perekonomian Tradisional

Perkembangan zaman memang telah menginjak era modern, dimana sistem perekonomian sudah berkembang menjadi sistem yang lebih modern. Akan tetapi hal tersebut tidak menjadi alasan kamu untuk menghindari sistem perekonomian tradisional, karena sistem itu juga tetap penting.

Penting dalam artian harus kamu pelajari, tentunya penting untuk ilmu pengetahuan. Apakah kamu tahu apa yang dimaksud dengan sistem perekonomian tradisional? Bagaimana sistem perekonomian tradisional? Apabila belum, maka sebaiknya kamu pahami sistem perekonomian tradisional untuk menambah pengetahuan.

Penjelasan Seputar Sistem Perekonomian Tradisional

Untuk dapat mengenal apa itu sistem perekonomian tradisional maka kamu harus tahu apa pengertian sistem perekonomian tradisional, kelebihan dan kekurangan serta ciri dari sistem perekonomian tradisional, dengan penjelasan itu kamu akan memahami apa itu sistem perekonomian tradisional.

Sebagaimana sistem perekonomian lainnya, sistem perekonomian tradisional juga secara teori memiliki kelebihan dan kekurangan serta ciri-cirinya, berikut ini penjelasan seputar perekonomian tradisional yang harus kamu pahami agar dapat mengenal salah satu sistem ekonomi yang satu ini.

  • Pengertian sistem ekonomi tradisional

Sistem ekonomi tradisional secara teori sudah jarang ditemukan di kehidupan saat ini, bahkan di daerah pedesaan sekalipun. Sistem ekonomi tradisional termasuk sistem ekonomi paling lama, dimana masyarakat masih belum menjalani perekonomian yang kompleks.

Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang paling sederhana, dimana kegiatan ekonomi masih tergantung pada sumber daya alam, masyarakat juga didominasi oleh peran produsen, namun sewaktu-waktu mereka juga merangkap sebagai konsumen, jadi memang masih sederhana.

Suatu sistem dapat disebut sebagai sistem ekonomi tradisional apabila transaksi ekonomi masih dilakukan dengan cara barter, dalam artian masih belum ada uang sebagai alat tukar. Oleh sebab itulah sangat sulit saat ini menemukan sistem ekonomi tradisional, karena setiap negara sudah punya mata uang sebagai alat tukar transaksi ekonomi.

  • Ciri-Ciri sistem ekonomi tradisional

Sebagaimana sistem ekonomi lainnya, sistem ekonomi tradisional juga memiliki beberapa ciri yang menandakan sistem tersebut. Apa saja ciri dari sistem ekonomi tradisional? Berikut ini beberapa ciri sistem ekonomi tradisional yang harus kamu ketahui, karena kamu tidak bisa mengenal sesuatu dengan baik apabila tidak mengetahui ciri yang dimilikinya.

Ciri pertama dari sistem ekonomi tradisional adalah sederhana, karena mudah dipelajari, kegiatan ekonominya belum terlalu kompleks dan belum terlalu bervariatif. Misalnya, di wilayah A dapat ditemukan warganya merupakan nelayan saja, mereka menjadikan laut sebagai sumber mata pencarian.

Ciri selanjutnya dari sistem ekonomi tradisional adalah bergantung kepada sumber daya alam, dimana masyarakat tidak bisa melakukan kegiatan ekonomi tanpa sumber daya alam, hanya mengandalkan sumber daya alam. Selain itu, ciri lainnya adalah masih berlakunya sistem transaksi barter atau barang tukar.

  • Kelebihan sistem ekonomi tradisional

Sistem perekonomian tradisional memiliki beberapa kelebihan, diantaranya ialah minimnya kesenjangan ekonomi diantara masyarakat, karena kegiatan ekonomi cukup sederhana dan belum terlalu kompleks. Kelebihan lainnya ialah cenderung masih memegang teguh kejujuran, karena asas kejujuran penting pada masa itu, dimana orang melakukan kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan saja, bukan mencari keuntungan.

Kelebihan lainnya dari sistem ekonomi yang satu ini adalah minimnya masalah-masalah ekonomi seperti inflasi, pengangguran dan lain sebagainya. Selain itu juga sistem ekonomi tradisional tidak tersentuh oleh monopoli ekonomi, monopoli ekonomi pemerintah juga minim, karena pada masa itu pemerintah hanya bertugas menjaga ketertiban masyarakat, dan tidak terlibat langsung dalam urusan ekonomi.

Kelebihan lainnya dari sistem ekonomi yang satu ini adalah dimana hubungan sosial antar masyarakat sangat terjalin harmonis, sebagaimana dijelaskan bahwa masalah ekonomi minim pada masa sistem ekonomi tradisional, sehingga minim masalah dan hubungan antar masyarakat cenderung harmonis.

  • Kekurangan sistem ekonomi tradisional

Setelah membahas kelebihan, maka selanjutnya kamu harus paham juga tentang kekurangan dari sistem ekonomi yang satu ini, karena tidak ada sistem ekonomi yang sempurna secara teori. Salah satu kekurangan mendasar dari sistem ekonomi tradisional adalah pertumbuhan ekonomi berjalan begitu lambat.

Hal tersebut disebabkan oleh minimnya modal dan alat-alat produksi juga masih minim atau masih dilakukan dengan cara tradisional. Kekurangan lainnya dari sistem perekonomian tradisional adalah tidak semua kebutuhan masyarakat terpenuhi, karena hanya bergantung pada hasil alam saja, sedangkan setiap daerah memiliki kualitas dan kuantitas bahan jenis hasil alam yang beda.

Kekurangan lainnya adalah kualitas barang yang beredar di pasaran masih rendah, hal tersebut karena sistem produksi yang masih minim, yang kemudian maka hasilnya juga menjadi minim.

Itulah beberapa penjelasan seputar sistem perekonomian tradisional, sebaiknya kamu pahami penjelasan di atas agar kamu mengenali dengan baik sistem perekonomian tradisional, tentu saja itu baik untukmu karena dapat menambah wawasan dan pengetahuan, serta memahami sejarah ekonomi.