Perhatikan! Cara Melakukan Pengaduan Aplikasi Pinjaman Online Ilegal

Pinjaman online ilegal kembali menyeruak dan meresahkan masyarakat Indonesia, karena apabila dibiarkan akan terus bertambah dan merugikan banyak orang. Melihat kasus ini peranan warga negara harus berpartisipasi aktif mencegah pertumbuhannya. Caranya bisa dilakukan dengan melaporkan kasus ini pada lembaga terkait. 

Permasalahan ini sebenarnya sudah cukup lama semenjak trend nya pinjaman online di Indonesia dan masih menjadi persoalan yang belum ada titik temunya. Apalagi dengan basis digital membuat mereka leluasa untuk mengembangkan beberapa inovasi yang ada, sehingga sulit untuk melakukan pencegahan. Berikut ini cara untuk mengadukannya, simak ulasannya.

Kenapa Harus Melaporkan Aplikasi Pinjaman Online Ilegal?

Memberikan modal berupa pinjaman untuk masyarakat memang berdampak positif untuk kemajuan ekonomi dalam kehidupan sosial. Namun apabila semuanya dilakukan tanpa ada landasan hukum yang menjaminnya, maka akan menimbulkan banyak kerugian yang dialami oleh setiap orang yang menggunakan dan memanfaatkannya. 

Ada banyak kerugian yang akan dialami oleh peminjam atau debitur, mulai dari suku bunga yang diberikan terlalu tinggi dan proses penagihan yang tidak sesuai standar atau manusiawi. Tentunya tindakan ini akan sangat mengganggu dan merasa terancam, sehingga perlu untuk mengadukan dan tidak mengabaikan persoalan ini secara gamblang. 

Selain itu, beberapa kerugian lainnya sangat banyak sekali, baik dari suku bunga tidak jelas, tidak ada pengawasan dari OJK, kantor tidak tertera, dan data pribadi yang bocor. Sehingga nantinya akan menimbulkan permasalahan baru yang merugikan. Dengan demikian pinjaman online ilegal harus diberantas dan tidak boleh tumbuh subur di tanah air tercinta ini. 

Untuk melakukan ini tidak hanya dari peranan pemerintah saja, namun harus ada dukungan dan peranan aktif dari masyarakat terkait adanya pinjaman online tersebut. Caranya dengan melakukan pengaduan pada beberapa lembaga terkait. 

Cara Melaporkan Aplikasi Pinjaman Online Ilegal

1. Melalui Satgas Investigasi OJK 

Apabila Anda sendiri atau keluarga terdekat mengalami dampak akibat aplikasi pinjaman online ilegal bisa langsung melaporkan pada satgas investigasi OJK. karena Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus melakukan pemantauan dan menutup beberapa aplikasi yang dianggap ilegal dan meresahkan masyarakat tersebut. 

Prosesnya sangat mudah untuk dilakukan, Anda tinggal menghubungi call center di (021) 1500 655 atau langsung ke email waspadainvestigasi@ojk.go.id. Pada tahap ini pihak berwenang akan melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut dan langsung melakukan penutupan apabila terbukti bersalah atau melanggar hukum yang ditentukan. 

Dengan begitu aplikasi pinjaman online yang tidak resmi atau ilegal tersebut perlahan akan berkurang, karena harus dicegah dan dilakukan penutupan. Nantinya masyarakat yang ingin mengajukan dan mendapatkan pinjaman online dapat dengan memperhatikannya serta terhindar dari praktek yang sangat merugikan tersebut. 

2. Melalui Fitur Pengajuan Konsumen OJK 

Apabila Anda ingin mekanisme yang lain bisa mencoba dengan melakukan laporan pengaduan konsumen ke OJK secara langsung. Proses untuk pengaduan ini bisa dilakukan dengan mengirimkan surat tertulis atau elektronik. Semuanya bisa Anda pilih dan sesuaikan berdasarkan ketentuan yang diberikan tersebut. 

Untuk pengaduan tertulis Anda bisa langsung mengirimkannya langsung ditujukan pada “Anggota Dewan Komisioner OJK, Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Menara Radius Prawiro, Lantai 2, Komplek Perkantoran Bank Indonesia, Jl. MH. Thamrin No.2 Jakarta Pusat 10350”. 

Apabila ingin mengajukan secara elektronik bisa melalui email yang ada ke konsumen@ojk.go.id. Mengenai format surat yang ada bisa Anda mengunjungi http://konsumen.ojk.go.id/FormPengaduan. Lalu, persiapkan beberapa berkas pendukung lainnya yang harus diperhatikan dan dibuktikan semuanya secara menyeluruh. 

Bisa dengan komplain dengan lembaga terkait berupa screenshot, identitas diri, kronologi kejadian, dan dokumen pendukung lainnya. 

3. Lakukan Pengecekan Legalitas

Jika Anda ingin untuk memastikan dan mengecek lembaga aplikasi pinjaman online legal atau ilegal bisa dilakukan dengan melalui situs resmi OJK. Lewat situs Otoritas Jasa Keuangan tersebut Anda akan bisa melihat beberapa aplikasi resmi yang menawarkan pinjaman online. Bahkan, sejak 30 April 2020 sudah ada sebanyak 161 perusahaan dengan P2P resmi. 

Arti dari P2P tersebut sebagai bentuk dan bagian hukum legal yang ditujukan untuk lembaga kredit online yang ada di Indonesia. Nah, apabila Anda ragu mengenai penawaran yang diberikan oleh aplikasi pinjaman online bisa langsung mengeceknya. 

Hal ini sebagai langkah untuk mengantisipasi agar tidak terjebak pada beberapa penawaran yang diberikan dan terhindar dari kerugian yang besar nantinya. Oleh karena itu, lebih baik untuk meluangkan waktu melihat beberapa statusnya terlebih dahulu. Dengan demikian membuat Anda akan lebih aman dan tidak mengalami dampak lainnya ke depan. 

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai proses pengaduan aplikasi pinjaman online ilegal yang merugikan. Pastikan Anda berperan aktif dalam membasmi pertumbuhan pinjaman online tidak resmi tersebut.

Dan pastikan juga kalau Anda mengajukan pinjaman di pinjaman online yang terdaftar di OJK.