facebook

Perusahaan Facebook Berganti Nama Jadi Meta

Belakangan ini, Facebook menjadi topik hangat yang diperbincangkan banyak media. Hal ini tidak lepas dari pernyataan sang pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, akan mengganti nama perusahaannya menjadi Meta. 

Pergantian nama ini sendiri pun menjadi pro dan kontra di kalangan pengguna media sosial. Lalu bagaimana nasib Facebook, Instagram dan WhatsApp? Selanjutnya apa sebenarnya Meta ini? Untuk lebih jelasnya mari simak beberapa faktanya berikut ini. 

Fakta pergantian nama dari Facebook ke Meta 

Banyak memang spekulasi yang berkembang tentang rebranding dari Facebook ke Meta ini. Apalagi dengan banyaknya aplikasi yang juga satu perusahaan seperti Whatsapp dan Instagram. Walau banyak yang mengatakan bahwa perubahan ini untuk pengalihan isu, tapi sebaiknya Anda melihat apa saja fakta terkait masalah ini. Berikut ini adalah faktanya: 

Perencanaan sudah dilakukan berbulan-bulan 

Sebenarnya Mark Zuckerberg sudah memberikan tanda beberapa bulan lalu bahwa akan ada perubahan. Pada mulanya, di bulan Juni, pendiri Facebook mengumumkan kepada timnya bahwa ia punya pandangan baru di masa depan. Ia pun mengatakan bahwa visioner ini akan mempengaruhi perusahaan di masa yang akan datang. 

Mark memberikan nama visioner ini adalah Metaverse. Bagi Anda yang belum memahaminya Metaverse merupakan dunia yang memadukan realitas dengan virtual. Semisalnya adalah dunia di mana orang bisa main game, berdagang, bekerja serta berkomunikasi melalui virtual. Pandangan dari Mark ini sendiri memang bisa terjadi dalam waktu dekat. 

Mengingat sekarang karena adanya pandemi, seluruh aktivitas dapat dilakukan secara online. Sedangkan untuk pergantian namanya, Mark baru memikirkannya beberapa bulan belakangan. Tapi, untuk proyek ini sendiri Mark sudah memulainya bertahun-tahun. Apalagi saat ia mengakuisisi salah satu perusahaan pengembang AR serta VR di Silicon Valley. 

Mark Zuckerberg akan lebih fokus di Metaverse 

Dalam presentasinya, Mark memberikan penjelasan mengapa ia akan mengganti nama perusahaan menjadi Meta. Ia beranggapan bahwa Facebook Inc tidak mampu lagi mewakili seluruh komunitas online yang ada. Dengan adanya anggapan inilah, Mark akhirnya ingin menyatukan seluruh aplikasi yang di bawah Facebook Inc menjadi satu. 

Hal tersebutlah yang akan menjadi fokus utama Mark dengan timnya. Agar perusahaan ini bisa menjadi wadah bagi masyarakat dunia menemukan komunitas, berkomunikasi bahkan bisa untuk membangun bisnis. Lebih hebatnya lagi, Mark menyadari bahwa akan ada banyak creator yang memerlukan tempat untuk berkreasi. 

Fitur yang akan disediakan Metaverse

Karena adanya pandangan baru yang dibawa oleh Mark serta timnya, ia memastikan bahwa seluruh kegiatan dalam dunia baru ini akan terhubung satu sama lain di Metaverse. Semisalnya ketika Anda ingin melihat konser tapi ternyata lokasi jauh, maka pengguna Metaverse bisa menontonnya secara virtual. 

Bahkan jika Anda ingin berlibur dan tidak sempat dapat melakukan perjalanan online. Anda pun juga bisa berbelanja pakaian dengan mencobanya secara digital. Dengan ada konsep ini, bila ada pandemi seperti sekarang, masyarakat akan lebih mudah untuk melakukan seluruh kegiatan dan ekonomi akan terus berjalan. 

Ketika sedang menjalani WFH pun karyawan tidak hanya lihat melalui video call conference, tapi dapat melihatnya dengan jelas secara virtual. Kalau dilihat dari seluruh konsepnya, Anda pasti akan teringat film End Game, yang mana satu sama lain berhubungan secara virtual dan jelas. 

Masih akan dinikmati beberapa tahun kemudian 

Dari visioner yang telah disampaikan oleh Mark Zuckerberg, bisa kita lihat bahwa inovasinya ini sangatlah keren dan hebat. Tapi, perlu Anda ketahui bahwa nyatanya Metaverse ini baru bisa dinikmati beberapa tahun ke depan. Pada dasarnya apa yang dilakukan oleh Mark saat ini seperti sebuah film. 

Meski begitu, Mark yakin dengan majunya teknologi dan jika disatukan maka bisa menciptakan dunia ini. Diperkirakan untuk bisa menyempurnakan seluruh proyek membutuhkan waktu 5 hingga 10 tahun ke depan. Bahkan bisa saja lebih. 

Terlebih lagi, hampir seluruh gadget yang digunakan oleh masyarakat pada saat ini belum mendukung adanya Metaverse. Jadi, sudah jelas akan memakan waktu yang sangat lama untuk bisa membangun sistem dari “dunia baru” yang akan diciptakan oleh Mark Zuckerberg. 

Dari penjelasan di atas, bisa terlihat bahwa pandangan Mark Zuckerberg akan sebuah dunia virtual baru ini sangatlah hebat. Bagi beberapa orang bahkan berpendapat bahwa hal yang biasanya kita temui di film ini tidak mungkin akan terjadi.

Tapi, dengan ambisi dari sang pendiri Facebook tersebut, sepertinya adegan dalam film bisa dinikmati secara nyata. Walau begitu, tetap saja memunculkan banyak kekhawatiran. Terutama dari masalah keamanan data. 

Jadi, bagi Anda yang menantikan Metaverse, baiknya bersabar sedikit lagi. Karena proyek besar ini tidak mungkin bisa diciptakan dalam satu malam. Harus melakukan riset bertahun-tahun agar kinerja sempurna dan seluruh masyarakat bisa menggunakan dunia Metaverse.