Simak Penjelasan Tentang Vaksin saat Berpuasa

Di tahun ini, pemerintah memberikan hidup masyarakat yang ingin mudik lebaran tetapi terdapat beberapa syarat yang telah ditentukan seperti masyarakat wajib melakukan vaksin persis ketiga atau vaksin Booster.

Hal tersebut menjadikan masyarakat mulai melakukan vaksin walaupun sedang menjalankan ibadah puasa.

 Lalu, apakah vaksin ketika puasa di boleh kan? Dan apa saja yang harus disiapkan sebelum Anda mendapatkan vaksin ketika puasa? Untuk itu, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Apakah Vaksin Tidak Membatalkan Puasa?

Program vaksin virus Corona di Indonesia telah berjalan hampir satu tahun. Salah satu pertanyaan yang kerap kali muncul di masyarakat yakni bagaimana hukumnya vaksin ketika sedang menjalankan ibadah puasa?

 Hukum vaksin saat sedang menjalankan puasa ternyata dibolehkan atau tidak akan membatalkan puasa yang sedang Anda jalankan. Hal tersebut sesuai dengan fatwa dari Majelis Ulama Indonesia atau MUI No. 13 Tahun 2021 yang menyenangkan jika vaksin virus Covid-19 tidak akan membatalkan puasa.

 Alasannya, sebab vaksin yang disuntikkan melalui injeksi intramuskular atau otot. Sehingga berdasarkan ketentuan hukum, cara tersebut tidak bisa membatalkan puasa. Selain itu, emosi pun mengeluarkan yang mengizinkan PCR dan rapid test antigen.

Apakah Vaksin Ketika Puasa Efektif?

Dari ulasan di atas kita dapat mengetahui jika hukum vaksin ketika puasa diperbolehkan. Tetapi, dari Sisi medis, apakah vaksin yang diterima ketika puasa bisa efektif?

 Dikutip dari website sehatq.com, kepala laboratorium yang ada di Fakeeh University Hospital, Dubai, mengungkapkan jika biasanya pemberian vaksin tersebut tidak akan mengganggu. Karena, tubuh memiliki respon imun yang lebih baik dua kali lipat apalagi saat orang tersebut sedang menjalankan puasa.

 Selain itu, efek samping dari vaksin ketiga ini juga diketahui lebih ringan. Beliau mengungkapkan jika saat orang yang sedang berpuasa selama 12 jam, menjadikan makrofrag yang ada di system imun bisa bekerja dengan lebih cepat guna membersihkan sel yang sakit maupun sel yang mati.

 Makrofag diketahui dapat bekerja lebih efektif untuk membuang racun yang ada di dalam tubuh. Proses tersebut biasa disebut dengan autophagy yakni suatu kebalan tubuh yang begitu sensitif dan bekerja secara efektif. Dengan begitu, dapat disimpulkan jika vaksin ketiga puasa tetap akan efektif pada tubuh.

Efek Samping Vaksin ketika Puasa

Menurut penjelasan dari sehatqu.com, dikatakan jika biasanya vaksin ketika berpuasa tidak akan menimbulkan efek apapun di dalam tubuh. Sesudah menerima vaksin ini, tubuh bisa merespon vaksin yang masuk guna membentuk antibodi.

 Tetapi, bila anda merasa kurang enak badan atau lemas ketika vaksin saat sedang berpuasa, ada baiknya Anda langsung beristirahat dan tidak melakukan kegiatan apapun. Selain itu, jika khawatir dengan efek samping dari vaksin ketika puasa, maka Anda dapat melakukan vaksinasi saat sudah berbuka puasa sehingga tidak mengganggu ibadah Anda di bulan Ramadhan ini.

Persiapkan Hal Ini Sebelum Vaksin

Sekarang kita telah mengetahui jika vaksinasi ketika berpuasa tidak akan membatalkan puasa dan aman. Keadaan tubuh tidak akan terpengaruh akan pemberian vaksin meskipun anda sedang berpuasa. Walaupun begitu, terdapat beberapa hal yang wajib Anda siapkan sebelum melakukan vaksinasi ketika berpuasa, berikut ini penjelasannya.

1. Perhatikan kondisi tubuh

Sebelum anda melakukan vaksinasi, anda perlu memastikan jika tubuh dalam keadaan sehat. Pastikan pula Anda tidak mengalami keluhan seperti sesak napass, batuk, demam dan memiliki riwayat komorbid sebelum melakukan vaksinasi. Langkah yang satu ini sebenarnya berlaku pada Anda yang sedang berpuasa ataupun tidak sedang menjalankan puasa.

2. Konsumsi makanan bergizi ketika sahur

Mengkonsumsi makanan bergizi ketika sahur pun menjadi hal yang wajib Anda lakukan sebelum vaksinasi. Sejumlah makanan yang disarankan ya seperti susu, daging merah, Biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayur mayur.

Mengkonsumsi makanan yang sehat dapat membantu mempertahankan kekebalan tubuh dan stamina Anda saat melakukan vaksin ketika berpuasa.

3. Konsumsi banyak air putih

Sebelum melakukan vaksin ketiga puasa, ada baiknya Anda pun cukupi kebutuhan mineral di dalam tubuh. Hal tersebut berguna untuk meminimalisir resiko dehidrasi dan juga dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi minuman beralkohol atau kopi.

Karena kedua minuman tersebut bisa mempengaruhi tekanan darah dalam tubuh Anda. Jika tekanan darah terlalu tinggi, maka Anda tidak dapat melakukan vaksin.

4. Beristirahat

Sebelum vaksinasi jika kualitas tidur Anda buruk maka dapat mengakibatkan gangguan kesehatan. Sejumlah gangguan tersebut bisa muncul seperti sakit kepala, pusing, lemas, dan mengantuk. Keadaan tersebut bisa menjadikan sistem imun pada tubuh Anda menurun.

 Oleh karena itu, usahakan beristirahat dengan cukup sebelum anda melakukan vaksinasi. Dengan beristirahat cukup, maka membuat tubuh Anda menjadi lebih negara dan imun pun bisa meningkat.

 Itu tadi ulasan mengenai vaksin ketika puasa dan juga beberapa hal yang perlu Anda persiapkan sebelum melakukan vaksin. Semoga ulasan diatas bisa membantu Anda yang masih kebingungan saat ingin vaksin ketika menjalankan puasa.