Strategi Keuangan RI untuk Mengendalikan Inflasi

Inflasi merupakan istilah untuk mendeskripsikan sebuah kondisi ekonomi dari negara ketika terjadinya peningkatan harga jasa maupun produk dari masa ke masa dan jangka waktu tertentu dan tentunya akan memberikan dampak buruk kepada masyarakat di negara tersebut.

Biasanya inflasi ini dapat terjadi hampir pada jasa maupun produk, termasuk di bidang medis, perumahan, makanan, bahan bakar hingga utilitas lainnya misalnya motor, mobil, kosmetik, perhiasan, pakaian dan lain sebagainya.

Dimana kenaikan harga yang terjadi bisa mengakibatkan nilai dari mata uang suatu negara kurang/ turun/ jatuh dibandingkan sebelumnya. Artinya, mata uang tersebut tidak lagi bisa dipakai untuk bertransaksi pada barang yang sama, karena hal seperti inilah pemerintah harus segera mengatasi inflasi.

Penyebab terjadinya inflasi

Inflasi tidak terjadi begitu saja, tentunya ada hal-hal tertentu yang memicu inflasi. Berikut di bawah ini adalah beberapa faktor yang menjadi penyebabnya :

  • Meningkatkan biaya produksi

Penyebab pertama adalah kenaikan dari harga bahan utama dan upah pekerja. Dimana hal ini memberikan dampak pada biaya produksi yang mana di kasus ini biasanya permintaan produk tidaklah berubah. Tetapi minat pembeli menurun sehingga membuat biaya produksi meningkat.

  • Permintaan pasar semakin meningkat

Berikutnya adalah saat permintaan konsumen meningkat. Tentu membuat produk yang ada menjadi cepat habis, saat barang yang ready semakin menipis maka kebanyakan dari para konsumen akan bersedia membayar dengan harga yang lebih tinggi supaya tetap bisa memperoleh produk tersebut.

  • Bahan baku menjadi langka, karena adanya bencana alam

Apabila bahan baku yang biasanya digunakan untuk membuat suatu produk menjadi langka atau rusak karena terdampak bencana alam. Hal ini juga bisa menjadi penyebab terjadinya inflasi. Contoh, ada satu perusahaan makanan yang menggunakan buah tomat sebagai bahan utama, namun karena musim hujan dan menyebabkan banjir.

Tomat-tomat dari petani banyak yang gagal panen, sehingga membuat perusahaan tersebut harus mendatangkan tomat dari daerah lain. Hal ini lah yang membuat harga bahan baku meningkat sehingga harga produk juga meningkat.

Strategi yang dilakukan untuk mengendalikan inflasi

Tentunya ketika terjadi inflasi pada sebuah negara, maka pemerintah haruslah melakukan berbagai cara untuk mengendalikannya supaya tidak terjadi kebangkrutan, misalnya :

  • Kebijakan moneter yang kontraktif

Hal pertama ini memiliki tujuan untuk mengurangi peredaran uang pada satu negara, caranya adalah menurunkan harga dari obligasi. Kemudian mau tidak mau harus menaikkan suku bunga untuk pinjaman. Apabila bunga pinjaman meningkat, tentu jumlah nasabah yang akan meminjam pastinya akan menurun.

Di saat yang bersamaan, biasanya suku bunga pada produk tabungan juga akan meningkat. Nah, hal ini akan membuat banyak orang tertarik untuk menabung dibandingkan berbelanja. Dengan begini maka harga produk/ jasa bisa perlahan menurun.

  • Mengurangi peredaran uang

Ketika inflasi pada sebuah negara sudah parah, maka pemerintah biasanya akan memilih untuk mengurangi jumlah peredaran uang. Cara ini memang cukup ekstrim, namun terbilang efektif dalam mengendalikan inflasi.

Alasan dilakukannya penarikan uang adalah agar masyarakat merasa sayang menggunakan uang cash mereka. Dengan menurunnya pengeluaran masyarakat di masa inflasi, maka hal ini mampu membantu untuk menurunkan inflasi dan menghentikan pertumbuhan perekonomian.

  • Menaikkan pajak

Strategi selanjutnya yang bisa dilakukan oleh pemerintah dalam mengendalikan inflasi adalah dengan menaikkan pajak contohnya adalah seperti PPN dan juga pajak penghasilan, hari ini dibutuhkan supaya mengurangi penggunaan uang oleh masyarakat. 

Dengan harapan ketika pengeluaran menjadi lebih sedikit maka hal tersebut bisa membuat harga jasa dan juga produk semakin menurun yang dikarenakan jumlah permintaan konsumen tidak banyak.

  • Melakukan operasi pasar

Operasi pasar terbuka merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi yang terjadi di Indonesia biasanya hal ini adalah dengan menjual SUN atau obligasi. Tujuan dari penjualannya yaitu supaya menyerap peredaran uang di masyarakat hingga nantinya jumlah uang yang beredar menjadi sedikit atau berkurang dan inflasi pun menurun.

  • Jumlah produk yang ada di pasaran harus ditambah

Harga produk dapat naik ketika stoknya semakin sedikit hal ini merupakan dampak dari banyaknya konsumen yang membeli produk tersebut. Ketika barang yang dicari sulit untuk ditemukan tentunya yang sudah ada harganya akan menjadi lebih tinggi. 

Karena itu pemerintah diharuskan untuk memproduksi produk yang dimaksud dalam jumlah besar supaya harganya tidak mahal dan tingkat inflasi menjadi menurun.

  • Menetapkan batasan secara maksimal pada harga produk/ jasa

Jika pemerintahan memberikan batasan terkait harga dari jenis produk atau jasa di pasaran, maka pihak penjual tidak akan bisa menaikkan harga secara terus-menerus sesuai keinginan yang dapat mengakibatkan laju inflasi semakin naik.

Dari sekian banyak tindakan yang mungkin akan dilakukan oleh pemerintah guna mengendalikan inflasi di negara ini, tentunya harus ada kerja sama yang baik dari Bank Sentral maupun pemerintah supaya kondisi tersebut dapat dikendalikan dengan baik. Sebab bila inflasi dibiarkan begitu saja, maka hal terburuknya adalah negara bisa mengalami kebangkrutan,